Kualasimpang. RU – Masyarakat penerima manfaat Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, mengeluhkan menu yang diterima berupa mie pecal dengan rasa asam, Jumat (13/02/2026).
Keluhan datang dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang merasa makanan tersebut tidak layak dikonsumsi.
“Tadi sekitar pukul 14.15 WIB, makanan MBG sampai, dan langsung dibagikan kepada kami, ternyata menu mie pecal yang diterima sudah basi,” ujar seorang ibu, didukung warga lainnya.
Mereka khawatir asupan tidak sehat justru menimbulkan penyakit, terutama bagi balita yang sensitif terhadap rasa pedas.
Bidan Pustu Desa Bundar, Wiwin, membenarkan 300-an porsi MBG mengalami perubahan rasa.
“Tadi sudah saya laporkan ke pihak dapur MBG kalau mie pecalnya terasa asam,” kata Wiwin.
“Sebenarnya bukan basi, tapi mienya berasa asam. Saya sudah minta maaf kepada penerima manfaat dan berjanji hal ini tidak akan terjadi lagi,” kata Asisten Lapangan dapur MBG, Ery Mustafa, mengklarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf ketika di tanyai wartawan.
Menurut Ery, keterlambatan penyaluran akibat waktu salat Jumat membuat proses memasak lebih cepat sehingga menimbulkan perubahan rasa.
Kejadian ini memicu keprihatinan warga dan mendorong pengawasan lebih ketat oleh Dinas Kesehatan dan Satuan Pelayanan Penanganan Gizi (SPPG) agar kejadian serupa tidak membahayakan masyarakat.(S011)














