Banda Aceh. RU – Pemerintah Aceh menggelar pasar murah di 23 kabupaten/kota pada 14–16 Februari 2026 menjelang Ramadhan 1447 H.
Program ini ditujukan untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok serta merespons dampak bencana hidrometeorologi.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan pemerintah ingin memastikan warga dapat beribadah tanpa terbebani lonjakan harga.
“Menjelang Bulan Suci Ramadhan ini, kami ingin memastikan tidak ada warga kita yang kesulitan mendapatkan bahan pokok karena harga yang melambung. Pasar Murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk melayani masyarakat,” ujarnya, Rabu (11/02/2026).
Subsidi diberikan untuk beras premium Rp 5.000 per kg (414 ton), gula pasir Rp 6.000 per kg (69 ton), minyak goreng Rp 6.000 per kg (69 ton), serta telur ayam Rp 15.000 per papan (34.500 papan) di 69 titik.
“Kita telah menyiapkan subsidi yang besar… belilah sesuai kebutuhan, jangan berlebihan, agar stabilitas harga ini bisa kita jaga bersama-sama hingga Idul Fitri nanti,” kata Muzakir.
Ia juga menginstruksikan Disperindag Aceh mengawal distribusi agar tepat sasaran dan transparan. Pasar murah dijadwalkan dibuka serentak oleh gubernur pada Sabtu, 14 Februari 2026 mendatang.(R015)















