Aceh Tengah. RU – Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di Kecamatan Linge, Aceh Tengah, terus berjalan dan mencapai progres fisik 45,5 persen hingga Senin (09/02/2026).
Jembatan sepanjang 100 meter ini dibangun untuk memperlancar akses antarwilayah pedalaman dan mendukung mobilitas warga dalam kegiatan ekonomi, pendidikan, serta pelayanan sosial dan kesehatan.
Jembatan akan menghubungkan Desa Owaq dengan Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kute Reje, dan Reje Payung.
Pengerjaan dilakukan Kodim 0106/Aceh Tengah bersama Koramil 05/Linge, Yon TP 854/DK, dan Kompi B Yonif 114/Satria Musara.
Tahapan terbaru meliputi pengelasan glagar, pemindahan besi hanger, serta pembersihan material hasil pengelasan untuk menjaga keselamatan kerja.
Danramil 05/Linge, Lettu Inf Muklis, menyebut kendala utama berada pada distribusi material tower di medan sulit, tetapi kerja sama personel TNI dan dukungan pihak terkait memastikan proyek tetap sesuai rencana.
“Target penyelesaian jembatan tetap Februari 2026,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut positif pembangunan ini.
“Kalau jembatan ini selesai, akses lebih mudah, anak-anak ke sekolah lancar, dan hasil kebun bisa cepat dibawa ke pasar,” kata Abdul Rahman, warga Desa Jamat(*)














