Yayasan Lajuna dan Mitra Hadirkan SPPG untuk Perkuat Program MBG

Suasana acara peresmian SPPG Yayasan Lajuna dan mitra, di Gampong Ateuk Munjeng, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Sabtu 7 Februari 2026. [Foto Dok : Yayasan Lajuna/rahasiaumum.com]

Banda Aceh. RU – Upaya memperluas jangkauan pemenuhan gizi masyarakat terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.

Salah satunya dengan keterlibatan Yayasan Lajuna bersama mitra yang turut berpartisipasi menghadirkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Gampong Ateuk Munjeng, Kecamatan Baiturrahman, yang diresmikan pada Sabtu (07/02/2026).

Fasilitas tersebut menjadi unit kelima dari total kebutuhan enam layanan untuk menjangkau sekitar 12.000 penerima manfaat di Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Koordinator BGN Kecamatan Baiturrahman, Tiara Ramadayani, menyampaikan bahwa kehadiran fasilitas tersebut akan memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“SPPG ini merupakan unit kelima yang dibangun untuk melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Baiturrahman, yang akan menyediakan 2.000–2.500 porsi per hari. Idealnya, untuk Kecamatan Baiturrahman dibutuhkan 6 SPPG, dan dengan diresmikannya SPPG ini kami berharap kebutuhan MBG di kecamatan ini bisa terpenuhi,” ujarnya.

Pendirian layanan ini merupakan hasil kerja sama Yayasan Karimah Insani bersama Yayasan Lajuna Sepakat Meuseuraya.

Saat ini, operasional masih menunggu terbitnya Surat Keputusan dari BGN Kota Banda Aceh.

Staf HRD Yayasan Lajuna Sepakat Meuseuraya, Masdiana Dewi SE MSi, menjelaskan bahwa selain menyasar pelajar, program gizi juga diperuntukkan bagi kelompok rentan.

“MBG untuk kelompok rentan ini akan disalurkan melalui Posyandu yang ada di Kecamatan Baiturrahman. Selain itu, rencananya kami juga akan menyalurkan MBG untuk kelompok usia lanjut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, standar operasional diterapkan ketat melalui seleksi bahan baku, proses produksi, hingga distribusi, dengan melibatkan juru masak bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Untuk memastikan SPPG menjalankan SOP yang telah ditetapkan, tim dari pihak yayasan juga akan melakukan pemantauan terhadap bahan makanan, sistem produksi, hingga pola pendistribusiannya, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap kualitas makanan yang akan disalurkan nantinya,” kata Masdiana.

Sementara itu, Danramil Baiturrahman Kapten Ratno Timur Siregar berharap penambahan fasilitas tersebut mampu meningkatkan efektivitas penyaluran program.

“Sebelumnya, jumlah SPPG di Kecamatan Baiturrahman hanya ada 4 unit. Dengan adanya penambahan SPPG ini, diharapkan distribusi MBG di kecamatan ini bisa lebih merata, lebih cepat dan lebih terawasi,” harapnya.(TA019)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *