KPM “UIA Seumeugleh” Fokus Bantu Pemulihan Pascabencana

Suasana pelepasan peserta KPM UIA, Bireuen. Kamis 5 Februari 2026. [Foto Dok : UIA/rahasiaumum.com]

Bireuen. RU – Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Islam Aceh (UIA) menerjunkan 160 mahasiswa dalam program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) bertema “UIA Seumeugleh” yang difokuskan pada pemulihan wilayah terdampak banjir serta tanah longsor.

Pelepasan peserta dilakukan secara simbolis di halaman Masjid An Nabawy, Kampus UIA Paya Lipah, Kamis, 5 Februari 2026, dipimpin Ketua LPM UIA Dr (c) Malik Adharsyah Lc MA, didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr Dhiauddin MPd beserta para supervisor.

Malik menyampaikan, kegiatan berlangsung selama dua bulan, mulai 5 Februari hingga 5 April 2026, dengan penempatan di Kecamatan Simpang Mamplam, Peusangan, Jangka, serta sejumlah kawasan di Aceh Utara.

“KPM kali ini kita angkat tema ‘UIA Seumeugleh’ diambil sebagai bentuk komitmen kampus dalam aksi nyata pembersihan dan pemulihan lingkungan. Fokus utama kami kali ini adalah membantu masyarakat bangkit pascabencana banjir dan longsor yang sempat melumpuhkan aktivitas warga,” ujarnya melalui keterangan yang diterima rahasiaumum.com, Sabtu (07/02/2026).

Selain pembersihan fasilitas umum dan perbaikan infrastruktur skala terbatas, mahasiswa juga menjalankan pendampingan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan meliputi dukungan psikososial, bantuan administrasi desa, serta edukasi mitigasi kebencanaan bagi warga.

Penentuan lokasi didasarkan pada tingkat kerusakan yang dinilai cukup berat.

Kehadiran peserta diharapkan mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan pendekatan akademik aplikatif.

“Kami ingin mahasiswa hadir sebagai pemberi solusi, bukan sekadar penonton. Pendampingan ini merupakan bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang menyentuh langsung aspek kemanusiaan,” pungkasnya.

Program “UIA Seumeugleh” diharapkan mempercepat pemulihan kondisi sosial maupun ekonomi masyarakat sebelum masa pengabdian berakhir pada April mendatang.(TA019)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *