Pascabanjir, Sekolah di Aceh Tamiang Belajar di Tenda Darurat

Salahsatu sekolah TK di Aceh Tamiang, proses kegiatan proses belajar mengajar masih dilakukan dibawah tenda darurat. Kamis 29 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/S011]

Kualasimpang. RU – Sebanyak 389 sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di Kabupaten Aceh Tamiang terdampak banjir hidrometeorologi dan akan menerima bantuan revitalisasi sarana serta prasarana pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Sepriyanto, mengatakan pendataan dan verifikasi lapangan masih terus berlangsung.

“Bantuan revitalisasi sarana pendidikan yang terdampak bencana, dari jumlah 389 sekolah ada 125 sekolah yang terdampak, yang sudah diverifikasi lapangan lima sekolah, SMP yang sudah verifikasi delapan sekolah,” ujar Sepriyanto, Kamis (29/01/2026).

Ia menyebutkan, sebanyak 13 sekolah lainnya saat ini masih dalam proses verifikasi. Seluruh mobiler, buku, serta fasilitas pendukung pembelajaran dipastikan rusak akibat banjir.

Sepriyanto menegaskan, penanganan dilakukan tanpa membedakan status sekolah negeri maupun swasta.

“Kita pukul ratakan semua sekolah, tanpa pilih-pilih, sekolah negeri atau swasta,” katanya.

Ia berharap proses verifikasi dan penyaluran bantuan dapat segera dituntaskan guna mencegah penurunan mutu pembelajaran bagi para siswa.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah sekolah masih dalam kondisi memprihatinkan, dengan kegiatan belajar mengajar dilakukan tanpa kursi, lantai, bahkan menggunakan tenda darurat berukuran kecil.

“Masih ada sekolah yang dilakukan di tenda-tenda darurat berukuran kecil,” kata Sepriyanto.

Selain itu, sebagian sekolah menerapkan sistem bergiliran ruang kelas karena pembersihan lumpur belum sepenuhnya selesai.

“Masih banyak sekolah yang pembersihan lumpur di ruang kelas belum selesai. Maka perlu dilakukan upaya menggunakan sistem sift,” ujarnya.(S011)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *