BRA Susun Road Map Keberlanjutan Perdamaian Aceh

BRA
Penyusunan road map pelaksanaan reintegrasi dan keberlanjutan perdamaian Aceh. (Foto: Dok BRA)

Banda Aceh. RU – Badan Reintegrasi Aceh (BRA) mulai menyusun Road Map pelaksanaan reintegrasi dan keberlanjutan perdamaian Aceh dengan melibatkan akademisi dari Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, dan Universitas Teuku Umar (UTU).

“Sinergi antara BRA dan kalangan akademisi kami butuhkan untuk dapat memenuhi harapan publik atas penyusunan dokumen pelaksanaan reintegrasi dan keberlanjutan perdamaian Aceh pascakonflik,” kata Ketua BRA, Jamaluddin, dikutip Kamis (22/01/2026).

Ia mengatakan, rapat juga dihadiri Kepala Sekretariat BRA, Mahdi Effendi, dan jajaran.

Dalam forum tersebut, perguruan tinggi menyatakan dukungan dan komitmen terhadap penyusunan Road Map Pelaksanaan Penyelesaian Konflik Secara Damai, Menyeluruh, Berkelanjutan, dan Bermartabat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk periode 2026–2036.

Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan pernyataan dukungan oleh Rektor USK, Profesor Marwan, selaku perwakilan perguruan tinggi.

Jamaluddin mengatakan keterlibatan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat landasan akademik dan ilmiah road map BRA, khususnya melalui kajian ilmiah, penyusunan rekomendasi kebijakan, serta pendampingan akademik yang berkelanjutan.

Road map tersebut diharapkan menjadi pedoman strategis jangka panjang BRA dalam menjaga keberlanjutan perdamaian Aceh, sekaligus memastikan pemenuhan hak pendidikan yang layak dan setara bagi mantan kombatan, tahanan politik, narapidana politik, serta korban konflik.(TH05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *