Korban Banjir Aceh Timur Disiapkan Huntara, Data Diserahkan ke BNPB

Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky saat mengunjungi lokasi pembangunan Huntara bai korban banjir Aceh timur. Senin 12 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/*]

Aceh Timur. RU – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyiapkan pembangunan 1.046 unit hunian sementara bagi warga terdampak banjir dan telah mengajukan realisasinya kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Seluruh data calon penerima, lengkap dengan identitas dan alamat, telah diserahkan secara resmi kepada BNPB.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyatakan hunian tersebut ditargetkan dapat ditempati sebelum bulan suci Ramadan pada Februari 2026.

“Kami menargetkan huntara sudah dapat ditempati sebelum memasuki bulan suci Ramadan pada Februari mendatang, sehingga korban banjir dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan layak,” ujarnya, Senin (12/01/2026).

Data penerima mencakup warga dari sejumlah kecamatan, antara lain Bireuem Bayeum, Idi Tunong, Indra Makmu, Julok, Pante Bidari, Peureulak Barat, Ranto Selamat, Ranto Peureulak, Peureulak, dan Sungai Raya.

Pemerintah daerah berharap kelengkapan data tersebut mempercepat realisasi pembangunan hunian sementara maupun hunian tetap.

Al-Farlaky menambahkan pendataan korban masih berjalan dan akan dikirim bertahap setelah verifikasi lapangan.

Menurutnya, pembangunan belum dilakukan secara menyeluruh karena lokasi hunian harus dipastikan aman dari risiko bencana lanjutan.

Kepala BPBD Aceh Timur Syahrizal Fauzi menegaskan keselamatan menjadi pertimbangan utama.

“Pembangunan hunian tidak boleh dilakukan di lahan yang rawan longsor, amblas, atau berada di zona berisiko tinggi, khususnya di kawasan bantaran sungai,” katanya.

Pemerintah daerah masih menunggu kajian geologi BNPB, meski sebagian huntara mulai dibangun di area yang dinilai relatif aman.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *