Banda Aceh. RU – Sebanyak 150 personel baru Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh mengikuti pembekalan khusus dari Detasemen Khusus 88 Anti Teror sebagai bagian dari orientasi awal tugas, Senin (12/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Taman Sari tersebut menitikberatkan pada peningkatan kewaspadaan dini, pencegahan radikalisme, serta pemahaman ancaman terorisme di tengah masyarakat.
Kepala Satpol PP WH Kota Banda Aceh Muhammad Rizal mengatakan pembekalan ini diperlukan agar aparatur tidak hanya menguasai aspek teknis penegakan peraturan, tetapi juga memiliki perspektif strategis keamanan.
“Pembekalan ini kami harapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada personel baru, tidak hanya terkait penegakan aturan daerah dan syariat Islam, tetapi juga kesadaran terhadap potensi ancaman radikalisme dan terorisme,” ujar Rizal.
Ia menilai materi dari Densus 88 melengkapi pembelajaran dasar yang sebelumnya diterima, termasuk pemahaman qanun daerah dan penegakan syariat Islam.
Rangkaian orientasi tersebut telah diawali pemaparan regulasi daerah dan nilai syariat Islam, serta akan dilanjutkan hingga 15 Januari 2026 dengan materi perlindungan masyarakat dan ketenteraman umum.
Melalui pembekalan terpadu ini, Satpol PP WH Kota Banda Aceh berharap personel baru mampu menjalankan tugas penegakan qanun secara profesional sekaligus berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman wilayah.(TA019)















