Banda Aceh. RU – Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah memimpin apel gabungan perdana awal 2026 yang diikuti seluruh aparatur sipil negara dan perangkat daerah Pemerintah Kota Banda Aceh di halaman Balai Kota, Senin (12/01/2026).
Dalam amanatnya, Afdhal menegaskan apel awal tahun menjadi momentum menyatukan semangat, menata niat, serta memperkuat komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan publik.
“Apel di awal tahun ini bukan sekadar rutinitas, tetapi titik awal untuk menyatukan langkah, meneguhkan niat, dan memastikan seluruh ASN bekerja dengan semangat melayani,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kinerja jajaran Pemko sepanjang 2025, termasuk capaian peringkat pertama keterbukaan informasi publik se-Aceh serta indeks pelayanan publik kategori A- tingkat nasional.
“Capaian ini adalah hasil kerja kolektif. Bukan kerja satu atau dua orang, tetapi buah dari kolaborasi seluruh OPD dan jajaran ASN,” katanya.
Afdhal juga menyinggung kepedulian Banda Aceh terhadap daerah terdampak banjir di sejumlah wilayah Aceh sebagai wujud empati dan solidaritas.
“Ketika saudara-saudara kita di daerah lain tertimpa musibah, Banda Aceh tidak boleh tinggal diam,” tegasnya.
Momentum peringatan 21 tahun Tsunami Aceh turut disebut sebagai pengingat pentingnya kepekaan sosial dalam menjalankan amanah pelayanan.
Ia juga mengapresiasi kondusivitas kota saat pergantian tahun, sejalan dengan seruan Forkopimda agar tidak merayakan tahun baru secara berlebihan.
“ASN adalah contoh bagi masyarakat. Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga etika, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam bekerja,” ujarnya.
Menjelang 2026, Afdhal meminta seluruh OPD menjaga ritme kerja sejak awal tahun, meningkatkan mutu layanan publik, serta lebih kreatif menggali potensi pendapatan daerah.
“ASN adalah wajah pemerintah. Apa yang dirasakan masyarakat dari pelayanan kita hari ini, itulah penilaian mereka terhadap pemerintah secara keseluruhan,” tutupnya.(TA019)















