Takengon. RU – Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh melaporkan sebanyak 3,1 ton logistik untuk masyarakat terdampak di Kabupaten Aceh Tengah kembali disalurkan via udara menggunakan helikopter milik BNPB, pada Kamis 8 Januari 2026, karena banyak wilayah yang masih sulit dijangkau lewat darat.
“Kondisi medan dan infrastruktur jalan belum sepenuhnya normal seperti sebelum bencana, sehingga jalur udara menjadi pilihan distribusi logistik ke wilayah tengah,” kata Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin dikutip Jumat (09/01/2026).
Bantuan logistik tersebut disalurkan ke sejumlah desa di Kecamatan Ketol yakni ke Kampung Bergang, Kampung Burlah, Kampung Serempah, dan Kampung Bah, masing-masing sebanyak 300 kilogram.
Kemudian, di Kecamatan Rusip Antara, Kampung Tirmi Ara menerima 300 kilogram, dan Kampung Pilar Jaya mendapatkan 500 kilogram.
Lalu di Kecamatan Linge, bantuan disalurkan ke Kampung Penarun 500 kilogram dan Kampung Linge sebanyak 300 kilogram.
Selain itu, Kampung Bius Utama di Kecamatan Silih Nara juga menerima 300 kilogram logistik.
Secara kumulatif, sejak 26 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, total bantuan logistik yang telah disalurkan ke Kabupaten Aceh Tengah mencapai 900 ton.
“Pemerintah bersama tim penanganan bencana akan terus memantau kondisi lapangan dan menyesuaikan pola distribusi sesuai dengan perkembangan situasi,” ujarnya.(TH05)















