Dua Bulan, Wali Kota Subulussalam Fasilitasi Kunjungan 10 Pejabat Nasional

Wali Kota Subulussalam, HRB bersama tiga Menteri Kabinet Merah Putih foto bersama seusai melakukan ziarah di makam Syekh Hamzah Fansuri. Kamis 8 Januari 2026. [Foto Dok : rahasiaumum.com/MB017]

Subulussalam. RU – Komitmen Wali Kota Subulussalam H Rasyid Bancin (HRB) dalam mempercepat pembangunan daerah diperkuat melalui pendekatan langsung ke pemerintah pusat dengan menghadirkan pejabat nasional ke daerah.

Dalam dua bulan terakhir, sedikitnya tujuh anggota DPR RI hingga tiga menteri berhasil difasilitasi berkunjung ke Kota Subulussalam guna melihat langsung kondisi riil daerah yang masih membutuhkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Berdasarkan data, tercatat 10 pejabat nasional telah mengunjungi Subulussalam atas fasilitasi Wali Kota Rasyid Bancin sejak menjabat.

Kunjungan terbaru ditandai kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Rombongan berangkat dari Jakarta menuju Bandara Silangit, Sumatera Utara, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter dan mendarat di Lapangan Sepak Bola Kampong Pegayo, Kamis (08/01/2026).

Setibanya di Subulussalam, para menteri melakukan ziarah ke Makam Syekh Hamzah Fansuri di Kampong Oboh, Kecamatan Rundeng.

Kehadiran tiga menteri sekaligus tersebut menjadi catatan sejarah pertama sejak Pemerintah Kota Subulussalam terbentuk pada 2007.

Sebelumnya, pada 17 November 2025, Wali Kota Subulussalam juga memfasilitasi kunjungan tujuh anggota Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI yang dipimpin Ahmad Heryawan.

Kunjungan tersebut difokuskan pada penyerapan aspirasi warga terkait konflik lahan plasma antara masyarakat dan PT Laot Bangko di Kecamatan Penanggalan, dilanjutkan dialog bersama pemerintah daerah dan perwakilan warga di Aula Kantor Wali Kota Subulussalam, kawasan Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri.

Sejumlah anggota BAM DPR RI yang hadir antara lain Obon Tabroni, Yudha Novanza Utama, Kawendra Lukistian, dan Muhammad Haris.

Langkah intensif menghadirkan pemangku kebijakan nasional tersebut diharapkan memperluas komunikasi pusat-daerah sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan strategis di Kota Subulussalam.(MB017)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *