Aktivitas KBM di Lokop Terhenti Akibat Banjir Susulan

Murthalamuddin
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti meninjau sekolah terdampak bencana di Aceh Tamiang, Senin (05/01/2026). (Foto: ANTARA)

Idi. RU – Sekolah-sekolah di kawasan Gampong Lokop, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, kembali terdampak banjir susulan.

Kondisi ini membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dihentikan.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengatakan sekolah di Lokop sebelumnya telah dibersihkan pascabencana.

Namun, banjir susulan sejak Minggu 4 Januari 2026 membuat aktivitas KBM terpaksa dihentikan.

“Sebagian besar sekolah di Aceh sudah mulai kembali beroperasi, namun wilayah Lokop menjadi salah satu daerah yang masih rentan karena kondisi alam yang belum stabil,” ujarnya dikutip Selasa (06/01/2026).

Untuk menjamin keberlangsungan pendidikan di daerah terdampak seperti Lokop, Pemerintah Pusat telah menerbitkan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Terdampak Bencana.

Surat edaran tersebut mengatur fleksibilitas pembelajaran, penyesuaian kurikulum, metode adaptif, serta penilaian yang berfokus pada keamanan dan kenyamanan murid.(TH05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *